by

Meningkatkan Produktivitas Masyarakat Melalui Program Bunda Literasi

Jika kita berbicara tentang  literasi atau bunda literasi, banyak orang akan terfokus  pada dua hal saja, yaitu membaca dan menulis. Padahal makna literasi sangatlah luas. Litsrasi adalah suatu  kemapuan seseorang (individu) yang menyangkup banyak hal, seperti membaca, menulis, menghitung, mendengarkan, dan menghafal. Sebetulnya pengertian dari literasi ini memiliki banyak makna, namun tetap memiliki tujuan yang sama.

Seperti halnya program bunda literasi Indramayu yang ingin membudayakan kegiatan literasi dengan tujuan melatih daya tangkap individu terhadap membaca, menulis, menyimak, memahami, menghitung, dan menghafal.

Manfaat bunda literasi

Seperti yang kita ketahui, masyarakat Indonesia kuhususnya Indramayu minim akan minat membaca, sehingga perlu kegiatan-kegitan positif  atau program dimana masyarakat Indramayu akan sadar manfaat dari membaca. Maka  dengan adanya program bunda literasi Indramayu ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk masyarakat Indramayu agar mempunyai daya tarik membaca dan menulis.

Dampak buruk rendahnya literasi

Rendahnya literasi merupakan masalah besar yang memiliki dampak yang sangat luas bagi kemajuan bangsa. Literasi rendah berkontribusi terhadap rendahnya produktivitas bangsa. Ini berujung pada rendahnya pertumbuhan dan akhirnya berdampak terhadap rendahnya tingkat kesejahteraan. Rendahnya literasi juga berkontribusi secara signifikan terhadap kemiskinan, pengangguran, bahkan kesenjangan. Maka dari itu pemerintah harus mengupayakan solusi untuk mengatasi  rendahnya tingkat literasi dengan merealisasikan program bunda literasi Indramayu.

Solusi mengatasi  literasi

Untuk mengatasi  masalah minimya tingkat literasi di Indramayu, ada beberapa yang perlu dan harus dilakukan, seperti :

  • Merekrut dan meningkatkan kualitas guru
  • Mengatasi masalah gizi sedini mungkin. Peningkatan anggaran pendidikan tanpa perbaikan gizi anak ternyata tidak berdampak terhadap peningkatan kecerdasan dan prestasi belajar di tandai oleh nilai PISA yang tidak signifikan. Maka alokasi anggaran pendidikan yang cukup besar bisa di alihkan untuk program perbaikan melalui penyediaan makanan tambahan di sekolah mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA).
  • Membangun dan meningkatkan insfrastuktur pendidikan terutama penyediaan listrik, perpustakaan, lab computer, dan akses internet.
  • Memasukan kembali buku bacaan wajib kedalam kurikulum. Untuk menjamin ketersediaan buku bacaan bermutu, maka fungsi penerbit milik Negara Balai Pustaka perlu dikembalikan ke posisi sebelumnya sebagai penerbit dan penyedia buku bacaan berkualitas bagi sekolah-sekolah.

Literasi rendah juga berdampak pada tingginya angka putus sekolah dan pengangguran yang berdampak pada rendahnya kepercayaan diri. Orang dengan tinggkat literasi minim, sulit menjadi mandiri atau berdaya, dan tergantung secara ekonomis pada keluarga, kerabat, dan bahkan Negara .

Kriminalitas, penyalahgunaan obat-obatan terlarang  dan alcohol, serta kemiskinan dan kesenjangan , juga merupakan dampak dari minimnya tingkat literasi.

Tanpa melakukan upaya perbaikan terhadap tingkat listerasi akan sulit bagi sebuah kota besar seperti Indramayu untuk dapat menurunkan angka kemiskinan dan kesenjangan. Oleh karena itu kunci dalam meningkatkan produktivitas. Apa itu kuncinya? Tentu keberhasilan pemerintah mengatsi masalah literasi.

Beruntung bagi kita sebagai masyarakat indramayu, sekarang sudah ada program bunda literasi dari pemerintah kab. Indramayu yang mana kita akan lebih merasakan manfaatnya di dalam perkembangan   anak-anak kita.

Dengan adanya program bunda literasi Indramayu tentu ini suatu tumpuan besar kita pada pemerintah supaya daya minat anak dalam membaca, menulis, memahami, dan menghitung lebih meningkat.

Kita sebagai para orang tua tidak boleh menyerahkan sepenuhnya dalam program pemerintah tersebut. Orang tua harus punya kontribusi besar dalam perkembangan dan meningkatkan literasi kepada anak. Dapatkan Gratis Voucher Tokopedia di KuponLagi.com.

Comment

News Feed